Standarisasi Helm Arai Full Face yang Harus Kamu Ketahui

Helm yang baik dan berkualitas adalah helm yang mengikuti regulasi dan standar yang ditentukan. Helm yang mematuhi aturan standarisasi sudah pasti kualitasnya terjamin dan tidak diragukan lagi. Helm yang mematuhi regulasi dan sesuai standar akan membuat kamu menjadi lebih aman dan tidak ragu untuk menggunakannya. Saat ini regulasi dan standarisasi mengenai helm sudah sangat beragam. Kamu bisa mengenali macam-macam standarisasi helm yang saat ini sering kamu jumpai. Berikut standarisasi helm arai full face yang harus kamu ketahui.

Standarisasi yang pertama adalah SNI atau yang dikenal dengan Standar Nasional Indonesia. Standarisasi helm ini telah diatur dalam Perpu tahun 2000. Standar yang ditentukan meliputi kualitas bagian atas dan belakang kepala, busa, kaca dan tempurung helm. Helm yang memenuhi standar ini akan memiliki logo SNI di sisi helm. Standarisasi yang kedua adalah DOT. Standarisasi ini diterbitkan oleh National Highway Traffic Association yang berpusat di Amerika. Jika helm telah memiliki standarisasi ini berarti telah mendapat lisensi internasional dan menggunakan tali DD ring.

Standarisasi yang lain adalah SNELL. SNELL merupakan lembaga standarisasi independen dan tidak terikat pada regulasi negara atau instansi manapun. SNELL menerapkan standar yang lebih tinggi dan ketat daripada DOT. Standarisasi terakhir yang sering muncul di helm adalah ECE 22-05 yang merupakan singkatan dari Economic Community Europe 22-05. Standarisasi helm ini setara dengan SNELL dan banyak digunakan oleh produsen helm asal Eropa.

Perawatan Helm Arai Full Face yang Wajib Kamu Lakukan

Merawat helm sekelas Arai tidak bisa dilakukan dengan sembarangan dan gegabah. Helm Arai full face memiliki karakteristik yang berbeda apabila dibandingkan dengan helm-helm lain. Maka tata cara perawatan yang diberikan juga harus berbeda. Berikut ini adalah tata cara perawatan helm Arai full face yang perlu kamu lakukan.

  1. Lepaskan satu persatu

Merawat helm Arai sebaiknya dilakukan satu persatu agar proses pembersihan menjadi lebih maksimal dan dapat menyeluruh. Lalu pasang bagian yang telah dilepaskan seperti sedia kala. Bagian dalam helm yang dilepaskan bersihkan secara benar dan keringkan dengan panas yang rendah agar tidak menimbulkan jamur dan bakteri karena lembab.

  • Lumuri Lubricant

Lubricant adalah pelumas untuk bagian pengait visor agar tidak mudah berkarat. Ketika akan melepaskan visor sebaiknya pengait visor dilumuri dengan lubricant agar lebih mudah untuk dilepaskan.

  • Lepaskan Visor

Visor atau kaca helm sebaiknya dilepaskan ketika akan dibersihkan agar dapat membersihkan visor dengan baik. Ketika membersihkan visor pastikan membersihkan dengan gerakan searah agar tidak merusak visor. Gunakan cairan khusus untuk membersihkan visor.

  • Gunakan Cairan Khusus untuk Membersihkan Helm

Ketika akan membersihkan helm jangan lupa untuk menyiapkan cairan khusus yang digunakan untuk membersihkan helm. Hal tersebut dikarenakan helm memiliki lapisan cat yang berbeda dengan benda yang lain. Ketika membersihkan helm jangan lupa membersihkan sela-sela helm agar semua debu dan kotoran ikut terangkat.

  • Jangan Menenteng Dagu Helm

Kebiasaan menenteng helm dengan memegang bagian dagu helm adalah sebuah kebiasaan yang salah. Ketika berniat memegang helm pastikan memegang helm melalui tali helm bukan pada dagu helm. Hal tersebut dapat membuat dagu helm menjadi mudah kendor.

  • Bersihkan Lubang Ventilasi

Helm full face memiliki lubang ventilasi yang membantu sirkulasi udara menjadi lebih baik. Ketika membersihkan helm kamu harus memastikan bahwa ventilasi yang terdapat di dalam helm Arai full face milikmu dibersihkan secara benar agar udara yang kamu hirup tidak bercampur debu.

Merawat helm adalah hal yang bisa dilakukan untuk menjaga kualitasnya agar tetap baik dan tidak mudah rusak. Dalam membersihkan helm harus memperhatikan bagian-bagian yang boleh dilepas dan tidak. Ketika bagian helm susah dilepaskan jangan dipaksa agar tidak merusak helm. Kamu bisa menyemprotnya dengan lubricant agar mudah dilepas. Berikut standarisasi helm arai full face yang harus kamu ketahui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *